Pengembangan Kompetensi Guru Spiritual Melalui Budaya Religius Di SD Negeri 006 Muara Samu

Authors

  • Hairon Nisa UIN Antasari Banjarmasin
  • Makherus Sholeh UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.37216/badaa.v3i1.452

Keywords:

Competency development, spiritual teacher, religious culture

Abstract

Pendidik dunia lain tidak terbatas pada instruksi informasi. Oleh karena itu, bagaimana menumbuhkan keterampilan pendidik yang mendalam melalui budaya ketat di sekolah? Teknik pengujian menerapkan strategi subjektif dengan metodologi yang jelas dan menggunakan strategi penelitian berbagai informasi. Alasan penggunaan strategi ini adalah untuk mengkomunikasikan keadaan dengan menggambarkan realitas secara nyata sebagai kalimat-kalimat yang bergantung pada teknik pengumpulan informasi dan pemeriksaan informasi penting dan untuk membingkai penggambaran yang logis mengenai suatu kondisi. Keterampilan mendalam seorang pendidik tidak menilai siswa pada pelajaran agama umum, tetapi lebih dari itu, kemampuan dunia lain yang penting adalah gurunya. Kemampuannya dalam memberikan makna dan menghubungkan wawasannya dengan perkembangan agama yang dianutnya, hingga informasi tersebut menjadi signifikan dalam keadaan kehidupan yang ketat. Karena itu akan menciptakan zaman yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan agama. Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu. Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu. Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu.

Downloads

Published

2021-06-27

How to Cite

Nisa, H., & Sholeh, M. . (2021). Pengembangan Kompetensi Guru Spiritual Melalui Budaya Religius Di SD Negeri 006 Muara Samu. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(1), 67-81. https://doi.org/10.37216/badaa.v3i1.452

Issue

Section

Articles