http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/issue/feed BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2021-07-08T03:08:01+00:00 Bada'a markmarudin88@gmail.com Open Journal Systems <p>BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar dengan nomor <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1406782788&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">(P-ISSN: 2356-3192)</a> <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1565065135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">(E-ISSN: 2714-7711)</a> adalah Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidai'yah (PGMI) yang dikelola oleh Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor yang sudah terbit sejak tahun 2011. Naskah-naskah jurnal ini diterbitkan dua kali setahun atau setiap enam bulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember). Jurnal ini terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.</p> <p> </p> <p> </p> http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/357 Efektivitas Pembelajaran IPS Berbasis ICT Melalui TVRI Di Tengah Pandemi Covid-19 2020-11-22T05:42:26+00:00 Taseman taseman@alkhoziny.ac.id Arikah Mayari mayarikah@gmail.com Durroh Nasihatul Ummah shihadzikir45@gmail.com Badriatul Hasanah badriyahsnh23@gmail.com <p>Learning Social Sciences (IPS) in Madrasah Ibtidaiyah is a process of delivery by educators about the social sciences combined with education of students in a learning environment. Information and Communication Technologies (ICT) based learning is used to carry out social studies learning processes to be more effective. During the covid-19 pandemic the government advocated teaching and learning from home by watching broadcasts of learning material from TVRI television channel. This research uses descriptive analysis method with data collection techniques through Google Forms questionnaire and interview activities conducted online. Research subjects are students, teachers, and parents. The purpose of this study was to determine the effectiveness of social studies learning through television broadcasts on TVRI channels during the Covid-19. The results showed that ICT-based learning presented through TVRI was less effective in applying it to elementary / MI students because the material was global and not appropriate with curriculum goals and the majority of students could understand the material presented optimally</p> 2021-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/455 Pengaruh Teknik Peta Konsep Dan Minat Membaca Karya Sastra Terhadap Kemampuan Menulis Narasi 2021-07-07T07:01:05+00:00 Lalu Awaludin Akbar awaludinakbar1@gmail.com Muslihan muslihanmpd@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan menulis narasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan teknik peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; (2) perbedaan kemampuan menulis narasi antara siswa yang mempunyai minat membaca karya sastra tinggi dengan siswa yang mempunyai&nbsp; minat&nbsp;&nbsp; membaca karya sastra rendah; (3) pengaruh interaksi antara teknik peta konsep dengan minat&nbsp; membaca karya&nbsp; sastra terhadap&nbsp;&nbsp; kemampuan menulis narasi; (4) Perbedaan kemampuan menulis narasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui teknik&nbsp; peta konsep dengan&nbsp;&nbsp; siswa yang mengikuti&nbsp; pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki minat membaca karya sastra tinggi; (5) Perbedaan&nbsp; kemampuan menulis narasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui teknik peta konsep dengan siswa yang mengikuti&nbsp; pembelajaran&nbsp;&nbsp; konvensional pada siswa yang memiliki minat membaca karya sastra rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen <em>post test only control group design</em>, yang dilaksanakan pada siswa kelas V di SDN gugus 2 Kecamatan Sukamulia Analis data menggunakan analisis varians dua jalur dan uji tukey (Q). Simpulan penelitian adalah : (1) ada perbedaan kemampuan menulis narasi siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (2) ada perbedaan kemampuan menulis narasi antara siswa yang mempunyai minat membaca karya sastra tinggi dengan siswa yang mempunyai minat membaca karya sastra rendah.&nbsp; (3) ada pengaruh interaksi antara teknik peta konsep dengan minat membaca karya sastra terhadap kemampuan menulis narasi.&nbsp; (4) pada siswa yang memiliki minat membaca karya sastra tinggi ada perbedaan kemampuan menulis narasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.(5) pada siswa yang memiliki minat membaca karya sastra rendah ada perbedaan kemampuan menulis narasi&nbsp; antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik peta konsep dengan siswa yang mengikuti&nbsp; pembelajaran konvensional &nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> 2021-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/447 Analisis Pembelajaran di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dalam Upaya Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa di Era New Normal 2021-07-07T07:07:15+00:00 Siti Nur Elisa Lusiana lusianaellisa2@gmail.com Umi Mardliyah Mardliyah2424@gmail.com Heni Noor Humaidah henihumaidah1208@gmail.com Roihatun Nurus Safaah nurussafa162@gmail.com Eva Luthfi Fakhru Ahsani evaluthfi@iainkudus.ac.id <p>The purpose of this study was to analyze learning at the Kuala Lumpur Indonesian School (SIKL) in an effort to develop student talent interest during the new normal. The research approach in this study uses a qualitative research type. The data collection method is in the form of an analysis that is interview and documentation in the Kuala Lumpur Indonesian School (SIKL). The data analysis technique used descriptive-qualitative. The results of the study explained that the concept of learning at the Kuala Lumpur Indonesian School (SIKL) was carried out with two models, namely BDR (learning from home) and BDS (learning at school). For the BDR learning model (learning from home) it is carried out online accompanied by parents using the classroom application, video, converence, telephone or live chat, zoom or via the whatsapp group. While the BDS learning model (learning at school) uses standard operating procedures (SOP) including 3M, washing hands, wearing masks and maintaining distance. Efforts to develop students 'interests and talents at Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) in the new normal era teachers pay more attention to students, Collaboration between parents and teachers plays an important role in developing students' interests and talents, providing motivation for students to develop their interests and talents , schools must facilitate facilities for students to develop their interests and talents. Finally, teachers hold various kinds of competitions as a place to develop their interests and talents.</p> 2021-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/456 Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Siswa Melalui Kegiatan Seni Tari Drama Kuda Gipang Di MIN 1 Hulu Sungai Selatan 2021-07-07T06:29:33+00:00 Muhammad Iqbal Ansari muhammadiqbalansari13@gmail.com Abdul Hafiz abdulhafiz@uniska-bjm.ac.id Marudin markmarudin88@gmail.com Ariyanti Rezky Ananda 3xtc774@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan kecerdesan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari siswa drama <em>kuda gipang</em> di MIN1 Hulu Sungai Selatan, serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi pengembangan kecerdesan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari siswa drama <em>kuda gipang</em> di MIN1 Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek pelatih seni tari drama <em>kuda gipang</em>, siswa, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk memperoleh keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan seni tari drama <em>kuda gipang</em> yang dilaksanakan di MIN 1 Hulu Sungai Selatan dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat siswa diberikan beberapa gerakan tari <em>kuda gipang</em>, mereka sudah bisa bergerak menirukan gerakan tari tersebut sesuai dengan instruksi yang diajarkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari drama <em>kuda gipang</em> ini, yaitu faktor internal siswa itu sendiri, faktor pelatih tari, dan faktor orang tua. Dalam prosesnya, ketiga faktor tersebut dapat membawa dampak yang baik dan juga dampat yang buruk apabila tidak sesuai dengan perkembangan siswa.</p> 2021-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/452 Pengembangan Kompetensi Guru Spiritual Melalui Budaya Religius Di SD Negeri 006 Muara Samu 2021-07-07T12:48:41+00:00 Hairon Nisa nisak6549@gmail.com Makherus Sholeh makheruss@gmail.com <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pendidik dunia lain tidak terbatas pada instruksi informasi. </span><span style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, bagaimana menumbuhkan keterampilan pendidik yang mendalam melalui budaya ketat di sekolah? </span><span style="vertical-align: inherit;">Teknik pengujian menerapkan strategi subjektif dengan metodologi yang jelas dan menggunakan strategi penelitian berbagai informasi. </span><span style="vertical-align: inherit;">Alasan penggunaan strategi ini adalah untuk mengkomunikasikan keadaan dengan menggambarkan realitas secara nyata sebagai kalimat-kalimat yang bergantung pada teknik pengumpulan informasi dan pemeriksaan informasi penting dan untuk membingkai penggambaran yang logis mengenai suatu kondisi. </span><span style="vertical-align: inherit;">Keterampilan mendalam seorang pendidik tidak menilai siswa pada pelajaran agama umum, tetapi lebih dari itu, kemampuan dunia lain yang penting adalah gurunya. </span><span style="vertical-align: inherit;">Kemampuannya dalam memberikan makna dan menghubungkan wawasannya dengan perkembangan agama yang dianutnya, hingga informasi tersebut menjadi signifikan dalam keadaan kehidupan yang ketat. </span><span style="vertical-align: inherit;">Karena itu akan menciptakan zaman yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan agama. </span><span style="vertical-align: inherit;">Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. </span><span style="vertical-align: inherit;">Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu. </span><span style="vertical-align: inherit;">Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. </span><span style="vertical-align: inherit;">Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu. </span><span style="vertical-align: inherit;">Era informasi nanti adalah untuk membuat harmoni antara dunia dan alam semesta yang besar. </span><span style="vertical-align: inherit;">Keterampilan dunia lain juga harus diciptakan melalui budaya yang mendalam di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Juga, instruktur memiliki dan mendarah daging dan menunjukkan budaya yang ketat sejak awal di sekolah. </span><span style="vertical-align: inherit;">Latihan di sekolah yang meningkatkan dan mencerminkan perspektif dunia lain melalui dua latihan, yaitu latihan intrakurikuler dan latihan ekstrakurikuler tertentu.</span></span></p> 2021-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar