Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa <p>Jurnal Bada'a <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1406782788&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">(P-ISSN:&nbsp;2356-3192)</a>&nbsp; <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1565065135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">(E-ISSN: 2714-7711)</a> adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor yang sudah terbit sejak tahun 2011. Naskah-naskah jurnal ini diterbitkan dua kali setahun atau setiap enam bulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember). Jurnal ini terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.</p> Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor en-US Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2356-3192 Pengembangan Lagu Sebagai Media Pendidikan Karakter Bagi Siswa Kelas 1 SDN Purwantoro 01 Malang http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/284 <p>Pendidikan karakter sendiri merupakan usaha untuk mendidik anak agar mereka dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif kepada lingkungannya. Berbagai cara dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan pendidikan karakter, salah satu caranya melalui pengembangan lagu anak.</p> <p>Dalam hal ini pengembang mengembangkan lagu anak dengan mengubah lirik yang didalamnya terdapat unsur materi pelajaran. Dalam pengembangan lagu ini, pengembang menggunakan model desain pengembangan Borg &amp; Gall. Pengembangan ini menghasilkan&nbsp; lagu sebagai media pendidikan karakter siswa kelas 1 SDN Purwantoro 01 Malang.</p> <p>Produk pengembangan ini diuji cobakan melalui beberapa tahap secara berurutan yakni (1) validasi ahli materi, (2) validasi ahli media, (3) validasi menurut guru, (4) uji coba lapangan. Tanggapan penilaian ahli materi terhadap pengembangan lagu adalah 86 % dengan kualifikasi sangat baik. Tanggapan penilaian ahli media terhadap pengembangan lagu adalah 92 % dengan kualifikasi sangat baik. Tanggapan penilaian ahli pembelajaran terhadap pengembangan lagu adalah 96 % dengan kualifikasi sangat baik. Tanggapan penilaian uji coba lapangan terhadap pengembangan lagu adalah 88 % dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian, pengembangan lagu sebagai media pendidikan karakter ini dapat membantu meningkatkan keefektifan dan kemenarikan pembelajaran dan membantu mempermudah siswa dalam membentuk karakter islami.</p> Nuril Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 1 20 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Critical Incident Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas III MI NW Dames http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/290 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran <em>critical incident</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas III MI NW Dames tahun pelajaran 2019/2020.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>Quasi Eksperimental Design</em> (eksperimen semu) dengan menggunakan model <em>Non Equivalen Control Group Design</em>. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pilihan ganda. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas III MI NW Dames, dan sampel penelitian ini adalah kelas III<sup>A</sup> sebagai kelas eksperimen dan kelas III<sup>B</sup> sebagai kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan untuk uji hipotesis adalah uji-t.</p> <p>Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata skor prestasi belajar Akidah Akhlak kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu X = 83,73 &gt; X = 72,73. Dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil t<sub>hitung </sub>= 2,857 &gt; t<sub>tabel (0,05)</sub>= 2,048, dengan taraf signifikansi 5% (0,05) dan dk (n<sub>1 </sub>+ n<sub>2 </sub>– 2 = 15 + 15 – 2) = 28, maka <sub>&nbsp;</sub>H<sub>o</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima, itu berarti model pembelajaran <em>critical incident</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar aqidah akhlak siswa kelas III MI NW Dames tahun pelajaran 2019/2020. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan prestasi belajar aqidah akhlak siswa antara kelas siswa yang menggunakan model pembelajaran <em>critical incident</em> (kelas III<sup>A</sup>) dan kelas siswa yang menggunakan model pembelajaran yang konvensional (kelas III<sup>B</sup>)</p> Elfa Yuliana Ainul Hidayah Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 21 34 Peran Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika di MI Ummul Qura http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/288 <p>Penelitian ini dilatar belakangi adanya siswa yang mengalami kesulitan pada pelajaran matematika dan nilai yang tidak mencapai standar KKM. Penelitian ini mengemukakan tentang peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas 5 di MI Ummul Qura. Penelitian ini meneliti “Bagaimana peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas 5 di MI Ummul Qura dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesulitan siswa pada mata pelajaran matematika kelas 5 di MI Ummul Qura.”</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian <em>deskriptif kualitatif</em>. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode pengamatan atau observasi, wawancara atau interview, dan dokumentasi. Proses analisis data yakni dengan menelaah seluruh data dari hasil observasi, hasil wawancara, dan dokumenter yang berhubungan dengan pembelajaran matematika, pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara keikutsertaan peneliti.</p> <p>Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika di MI Ummul Qura adalah sudah sesuai dengan teori-teori yang telah dipaparkan. Guru menjalankan dengan baik perannya sebagai demonstrator, pengelola kelas, motivator, mediator, fasilitator, dan evaluator. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa pada mata pelajaran matematika di MI Ummul Qura terdiri dari faktor internal yang meliputi, minat, kecerdasan atau intelegensi siswa, kemauan belajar, dan kondisi tubuh. Adapun faktor eksternal meliputi, Lingkungan dan teman sebaya, media massa atau teknologi, suasana pengajaran, dan lingkungan keluarga</p> Mardiah Mardiah Ahmad Rifa'i Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 35 64 Meningkatkan Kemampuan Berbicara Dalam Diskusi Dengan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI SD Negeri 2 Suralaga 2019/2020 http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/286 <p>Berdasarkan deskripsi hasil penelitian tindakan kelas yang meliputi sejumlah data yang telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa dalam siklus I dan II penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam diskusi dan motivasi belajar siswa baik secara kelompok maupun individu siswa Kelas 6 SD Negeri 2 Suralaga tahun pelajaran 2019/2020.</p> <p>Pembelajaran dengan mengunakan strategi pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari pada metode yang lainnya sehingga dapat menigkatkan kemampuan berbicara siswa dalam diskusi yang merupakan suatu metode dimulai dengan mencari data sampai dengan menarik simpulan yang banyak menimbulkan kegiatan belajar siswa lebih optimal baik secara individu maupun secara kelompok di dalam memecahkan suatu masalah.</p> <p>&nbsp;Pada aktivitas siswa mengalami peningkatan mulai dari, memperhatikan penjelasan guru, berdiskusi antara siswa mengenai tugas materi, menyajikan hasil diskusi, memberikan kesempatan orang lain berbicara, pendalaman siswa terhadap materi wawancara, tanya jawab antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Metode ini sangat tepat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa.</p> <p>Sedangkan hasil belajar siswa dari setiap siklus mengalami peningkatan, dan dapat dilihat dari sekor siklus ke-I&nbsp; sampai sklus ke-II. Setelah melakukan tindakan pada siklus II, hasil evaluasi ketuntasan belajar yang dicapai adalah 88,24% mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 11,77 %, ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II telah memenuhi target dalam KKM, sedang rata-rata dan analisis data aktivitas siswa diperoleh rata-rata 16,44&nbsp; mengalami peningkatan skor rata-rata dari siklus I sebesar 4,37.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian, kekurangan dan kelamahan siswa pada umumnya hampir sama. Namun pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan berbicara dan menambah kemampuan mereka dalam bertanya dan berpendapat. &nbsp;Dengan demikian, aktivitas siswa ini dapat dikatakan, bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatan kualitas berbicara siswa.</p> Baiq Halimatuzzuhrotulani Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 65 85 Pemanfaatan Media Visual Pada Pembelajaran IPS Di MI Darul Mutaallimin Sidoarjo http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/291 <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manfaat media visual pada pembelajaran IPS di Madrasah Ibtidaiyah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Jenis penelitian yang dipilih menggunakan data kualitatif.Pengumpulan data menggunakan dua teknik yakni, observasi dan wawancara.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Terdapat perbedaan kecepatan pemahaman antara kelas yang menggunakan dan tidak menggunakan media pembelajaran berbasis visual, 2) Dengan adanya media visual ini, siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran 3) Kendala-kendala dalam pembuatan media visual ini adalah keterbatasan waktu, biaya dan faktor usia.</p> <p>Oleh karena itu, pendidik harus lebih kreatif dalam mengembangkan media visual pada pembelajaran IPS sehingga dapat memudahkan proses pembelajaran.</p> Taseman Taseman Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 86 97 Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Lingkungan Di Sekolah Dasar Negeri 3 Jenggik Tahun Pelajaran 2017/2018 http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/289 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan bahan ajar IPA berbasis lingkungan, untuk mengetahui hasil pengembangan bahan ajar IPA berbasis lingkungan dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar berbasis lingkungan terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas IV Sekolah Dasar.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model pengembangan <em>Borg and Gall </em>yang terdiri dari 7 tahapan yang disederhanakan yaitu analisis kebutuhan, desain, pembuatan prototype bahan ajar, uji coba bahan ajar, revisi bahan ajar, penerapan bahan ajar dan revisi terakhir.penelitian pengembangan ini menggunakan desain uji coba <em>one group pretes-posttes desaign. </em>Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 3 Jenggik sebanyak 23 siswa yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif.Instrument pengumpulan data meliputi tes dan angket respon siswa.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala empat untuk validasi bahan ajar dan t<sub>hitung</sub> untuk mengetahui pengaruh bahan ajar terhadap hasil belajar siswa.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan suatu peningkatan hasil posstes siswa meningkat dibandingkan hasil pretes yaitu sebelum menggunakan bahan ajar IPA berbasis lingkungan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil posttes siswa pada uji coba lapanganyang dilaksanakan di SDN 3 Jenggik diperoleh rata-rata nilai siswa 75,21, dengan ketuntasan klasikal 82,6%. Sedangkan hasil pretes siswa diperoleh nilai rata-rata 61,52,dengan ketuntasan klasikal 43,47%. Sementara respon siswa terhadap bahan ajar IPA berbasis lingkungan dikategorikan tinggi yaitu dengan rata-rata 83,12 yang berada pada rentang skor 85,27 &gt; X ≥ 83,12. Pengaruh bahan ajar IPA berbasis lingkungan terhadap hasil belajar IPA siswa dianalisis menggunakan t<sub>hitung</sub>.Diperoleh hasil t<sub>hitung</sub> 12,015, kemudian dibandingkan dengan hasil t<sub>tabel</sub> dengan taraf signifikan 5%, yaitu 12,015 berbanding 1,721.Berdasarkan hasil perbandingan nilai t<sub>hitung</sub> dengan t<sub>tabel</sub> pada skala kecil dan besar, diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> lebih besar dari t<sub>tabel</sub>, maka bahan ajar IPA berbasis lingkungan sebagai produk hasil pengembangan dikatakan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa.</p> Sandy Ermanda Nunung Ariandani Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 98 107 Pengembangan Media Big Book Terhadap Kemampuan Memprediksi Bacaan Cerita Siswa Sekolah Dasar http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/badaa/article/view/287 <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pengembangan big book terhadap kemampuan mempredikksi bacaan cerita siswa kelas III di SD Muhamadiyah 28 Medan. Dari hasil analisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon,dan uji hipotesis Mann-Whitiney dengan taraf signifikasi ∝= 0.05. Temuan dalam penelitian ini membuktikan bahwa pengembangan media big book terhadap kemampuan memprediksi bacaan cerita siswa tersebut dinyatakan layak dan dapat digunakan dilhat dari hasil validasi ahli isi dan ahli media dengan skor 76%, media ini juga dinyatakan praktis dalam penggunaannya dilihat dari 14 kriteria dengan persentase 85,71% dan penggunaan media big book ini juga sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan memprediksi bacaan cerita siswa kelas III di SD Muhamdiyah 28 Medan dengan persentase 92,6% pada sampel dan 87,5% pada guru pada taraf&nbsp; Asym Sig 0,001 &lt; dari taraf signifikasi 0,05. Sebagai hasil akhir dilakukan uji hipotesis Mann-Whitney dengan hasil signifikasi 0,002 sehingga, berdasarkan kriteria pengambilan keputusan H<sub>0 </sub>ditolak dan H<sub>a </sub>diterima</p> Rora Rizky Wandini Nirwana Anas Emeliya Sukma Dara Damanik Melani Albar Maya Rani Sinaga Copyright (c) 2020 Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2020-06-30 2020-06-30 108 124