Hadhanah di Dunia Islam pada Era Kontomporer; Komparasi Kebijakan Hukum di Timur Tengah dan Asia Tenggara

  • Lalu Muhammad Ariadi IAI HAMZANWADI NW PANCOR
Keywords: Hadhanah, Malaysia, Tunisia, Libya, Saudi Arabia

Abstract

Dalam tulisan ini digambarkan secara singkat pembaharuan hukum keluarga di empat Negara Islam, yaitu Malaysia, Tunisia, Libya, dan Saudi Arabia. Pembahasan ini difokuskan kepada pasal-pasal yang dipandang tidak sesuai atau merupakan pembaharuan kitab fiqh sebelumnya terutama mengenai hak asuh anak (Hadhanah). Dalam masalah ini ada dua hal yang perlu dicatat, pertama semangat reaktualisasi hukum Islam dalam bidang hukum keluarga pada prinsipnya adalah melindungi dan memperbaiki kedudukan wanita serta melindungi anak-anak. Kedua, reformasi pemikiran hukum Islam yang dituangkan dalam bentuk undang-undang itu sering juga bertentangan dengan yang tertuang dalam kitab-kitab fiqh klasik. Secara sederhana dapat dinyatakan bahwa hukum Islam ada saat ini merupakan hasil kodifikasi terhadap ijtihad ulama ulama besar yang hidup beberapa abad yang yang lalu. Diakui bahwa hukum Islam tetap mengalami perkembangan tersebut tidak cukup signifikan karena masih selalu merujuk pada fatwa-fatwa dan metode istinbat al-ahkam pada ulama mutaqaddimin  sebelumnya. Padahal, fatwa-fatwa dan metode istinbat al-ahkam  yang mereka digunakan belum tentu sesuai dengan situasi dan kondisi umat Islam yang senantias berubah sesuai dengan tuntutan zaman. Fenomena tersebut perlu diubah secara radikal agar hukum Islam yang bersifat trans-eksternal  itu selalu aplikatif di setiap tempat dan di setiap waktu, sebagaimana sering disemboyankan di dalam kitab-kitab fikih klasik. Salah satu cara yang dilakukan untuk melakukan perubahan adalah dengan memperbaharui paradigma dan cara pandang terhadap sumber-sumber hukum Islam yang bersifat fundamental maupun yang bersifat instrumental.

References

David C. Buxbaum (Ed.). Family Law and Customary Law in Asia: a Contemporary Legal Perspective. Martinus Nijhoff, The Haque, 1968.
Esposito Jhon L.. Ensiklopedi Dunia Islam Modern (terj.). (Bandung: Mizan, 1995).
Felix V. Gagliano, “Malaysia” dalam Bernard S. Cayne. The Encyclopedia Americana International Edition, vol. 18, Grolier Incorporated, 2001.
Hukum Keluarga di Dunia Islam Modern: Studi Perbandingan dan Keberanjakan UU Modern dari Kitab-kitab Fikih (Jakarta, Ciputat Press, 2003).
Khoiruddin Nasution. “Sejarah Singkat Pembaruan Hukum Keluarga Muslim” dalam M. Atho’ Mudzhar dan Khairuddin Nasution (Ed.s).
Mughniyah Muhammad Jawad. Fiqih Lima Mazhab (Jakarta, PT Lentera Basritama, 1999), cet. ke-4.
Mahmooed Tahir. Family Law Reform in The Muslim World (Bombay: N.M. Tripathi PVT Ltd, 1972).
--------.Personal Law in Islamic Countries (Bombay: N.M. Tripathi PVT Ltd, 1972)
Sa’di Abu Habib. al-Qāmūsh al-Fiqhī; al-Jurjani, at-Ta’rifāt, al-hadhānah; (Beirut: dar an-Nafais, Tt.)
al-Sharbasi Ahmad. Yas‘alūnaka fi al-Dīn wa al-Hayāt. Juz II (Beirut: Dar al-Jail,1980)
az-Zamakhsyari. Asās al-Balāghah, al-Azhari, Tahdzīb al-Lughah; 1/179, (Beirut: Dar al-Ma’rifah, tt.)
Published
2017-09-20
How to Cite
Ariadi, L. (2017). Hadhanah di Dunia Islam pada Era Kontomporer; Komparasi Kebijakan Hukum di Timur Tengah dan Asia Tenggara. Maqosid: Jurnal Studi Keislaman Dan Hukum Ekonomi Syariah, 8(2), 78-95. Retrieved from http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/maqosid/article/view/17
Section
Articles