BUKTI KEBENARAN AL-QUR’AN DALAM BERBAGAI BIDANG ILMU PENGETAHUAN

Authors

  • Mohamad Athar IAI HAMZANWADI NW PANCOR

Keywords:

Kebenaran Al-Qur’an, Ilmu Pengetahuan

Abstract

Fakta Ilmiah dalam Al Quran telah terbukti kebenarannya yang banyak ditemukan oleh para ilmuwan. Setiap Rasul yang diutus Allah SWT kepada manusia dibekali dengan keistimewaan-keistimewaan yang disebut mukjizat. Mukjizat ini bukanlah kesaktian ataupun tipu muslihat untuk memperdayai umat manusia, melainkan kelebihan yang Allah SWT berikan untuk meneguhkan kedudukan para Rasulnya dan mempertegas seruan (dakwah) mereka agar manusia beriman kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya (tauhid).

Namun mukjizat setiap nabi dan Rasul berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan karakter dan kondisi kaumnya yang menjadi objek dakwah. Lalu, apakah mukjizat Nabi Muhammad SAW?

Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad saw, yang terbesar adalah Alquran. Alquran adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Alquran bukan hanya petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat Muslim, tapi juga seluruh umat manusia.

References

Achmad Baiquni , 1995, Alquran, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Bakti Prima Yasa,

Irfan Hilmy Yusuf, Alquran Bukan Buku Sain

Ja'far Subhani, 2004, Sang Pencipta Menurut Sains dan Filsafat, Lentera

Michel Talbot , 2002, Mistisisme dan Fisika Baru, Pustaka Pelajar

Muhammad Muhyidin, 2006, Asal-usul Adam AS atau Pithecanthropus Erectus Nenek Moyang Kita, Ircisod

Mukhtar Naim , 2011, Ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan Fisika dan Geografi, Hasanah

Murtadho Muthohhari , 2001, Kritik Islam Terhadap Matrialisme, Al-Huda

Murtadho Muthohhari , 2013, Manusia Sempurna, penerbit Rausyan Fikr Institut

Nadiah Toyyaroh, Sains Dalam Alquran

Ridwan A. Sani, Sains Berbasis Alquran

Downloads

Published

2019-08-06

How to Cite

Athar, M. (2019). BUKTI KEBENARAN AL-QUR’AN DALAM BERBAGAI BIDANG ILMU PENGETAHUAN. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 17(1), 83-111. Retrieved from http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tadib/article/view/204