http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/issue/feed Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial 2020-05-11T19:42:18+00:00 Muh Zakaria tarbawi205@gmail.com Open Journal Systems <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Tarbawi (P-ISSN: 2640-6375) (E-ISSN: 2685-256X) adalah jurnal yang dikelola fakultas tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini membahas tentang bidang Pendidikan dan Isu-Isu Sosial. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Dimana fokus dalam Jurnal Tarbawi adalah pendidikan Islam dan isu-isu sosial yang berkaitan dengan pendidikan intinya penelitian yang sifatnya memberikan kontribusi pemikiran serta lainnya dalam mengatasi masalah pendidikan islam. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini diperuntukkan untuk semua pemangku kepentingan pendidikan menengah dan para akademisi serta masyarakat luas. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Kemudian penelitian yang dikirim langsung melalui proses <a href="https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/user/register" target="_blank" rel="noopener">register</a></span></span></span></span></p> http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/271 Efektivitas Metode Proyek Dalam Meningktakan Keterampilan Vokasional Membuat Kopi Dari Biji Pepaya Bagi Anak Tunarungu Kelas X Di SLB YPPLB Padang 2020-02-24T06:51:52+00:00 siti fahirah sitifahirah01@gmail.com Kasiyati Kasiyati sitifahirah01@gmail.com <p>This research is motivated by the problem of skills that exist in the YPPLB Extraordinary School Padang. Learning there only teaches sewing skills with the help of teachers and make a variety of skills from used goods and there is no emergence of student motivation because of the way to teach assignments and lecture methods. There are also culinary skills or cooking skills that only teach how to make cakes while making coffee from papaya seeds has never been applied. Based on the researchers' observations there were five deaf students in one class, including four girls and one class X male at the high school level. This research aims to improve vocational skills in making coffee from papaya seeds through the project method. The research method used is pre-experimental design with the type of one group pretest-posttest design. That the research was carried out in several stages namely, the first step of giving initial tests to determine the ability of children. Then given the intervention through the project method. After that it is tested again to see the child's ability after the intervention. Processed data obtained an average of 30.60 in the pre-test and post-test 82.80 using the Wilcoxon sign rank test. The rank test between the pre-test and post-test is 20.23 with Asymp. Sig (2-tailed). Probability that has been set is α = 0.05. Ha is accepted because the probability &lt;of what has been set is 0.043 &lt;0.05. this proves that the use of project methods is effective in the vocational skills of making coffee from papaya seeds.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan keterampilan yang ada di Sekolah Luar Biasa YPPLB Padang. Pembelajaran di sana hanya mengajarkan keterampilan menjahit dengan bantuan guru dan membuat berbagai keterampilan dari barang bekas serta tidak munculnya motivasi siswa karena cara mengajar&nbsp; yang pemberian tugas dan metode ceramah. Selain itu terdapat juga keterampilan tata boga atau keahlian memasak yang cuman mengajarkan cara membuat kue sedangkan pembuatan kopi dari biji pepaya belum pernah diterapkan. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti menemukan lima orang siswa tunarungu dalam satu kelas,&nbsp; diantaranya empat anak perempuan dan satu laki-laki kelas X ditingkat SMA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional membuat kopi dari biji pepaya melalui metode proyek. Metode penelitian yang digunakan yaitu <em>pre-experimental design</em> dengan jenis <em>one group pretest-postest design.</em> Bahwasanya penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yakni, langkah pertama pemberian tes awal untuk mengetahui kemampuan anak. Kemudian diberikan intervensi melalui metode proyek. Setelah itu dites kembaliuntuk melihat kemampuan anak setelah adanya intervensi. Data yang diolah mendapatkan hasil rata-rata 30.60 pada <em>pre-test</em> dan <em>post-test 82.80</em> dengan menggunakan uji wilcoxon sign rank. Nilai <em>rank test</em> antara <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> 20.23 dengan Asymp. Sig (2-tailed). Probabilitas yang telah ditetapkanyaitu α = 0,05. Ha diterima karena probabilitas &lt; dari yang telah ditetapkan yakni 0.043 &lt; 0.05.Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode proyek efektif dalam keterampilan vokasional membuat kopi dari biji pepaya</p> 2020-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Siti Fahirah, Kasiyati Kasiyati http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/272 Menakar Kembali Materi Pendidikan Agama Islam Untuk Menangkal Tuduhan Faham Radikalisme Kepada Umat Islam 2020-05-11T19:42:18+00:00 ulyan nasri ulyannasri@gmail.com <p><em>Istilah radikalisme sudah menjadi istilah yang familer dilekatkan pada suatu kelompok dalam Islam. Indikator-indikator untuk menyebut kelompok dalam Islam radikalisme di antaranya adalah terorisme, anarkis, pemberontak dan ekstrim. Salah satu penyebab terjebaknya oknum kepada prilaku radikalisme yaitu pemahaman agama yang parsial dan cenderung kepada sifat fanatisme. Sifat inilah yang kemudian mengakibatkan rasa superioritas atas pemeluk agama lain. Gagal faham tentang konsep jihad dalam agama menjadikan seseorang mengambil jalan pintas yaitu dengan menebar teror kepada orang-orang yang justru tidak bersalah. konsekuensi logis dari interpretasi ini adalah penyandingan terorisme sebagai buah dari radikalisme. Hipotesa ini adalah sesuatu yang wajar, mengingat berbagai aktivitas teror di berbagai belahan dunia senantiasa mengatasnamakan jihad yang dilakukan umat Islam sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan. Hal ini menimbulkan berbagai gejolak yang tanpa disadari tidak hanya berimplikasi pada menurunnya stabilitas nasional, tapi bahkan menyulut respon negatif dari berbagai belahan dunia. Oleh karena itu diperlukan adanya pemahaman inklusif terhadap agama sehingga pemeluk agama menyadari bahwa pluralitas adalah sebuah keniscayaan.</em> <em>Melihat permasalahan tersebut, perlu ada penguatan dan penegasan kembali tentang originalitas ajaran Islam yang mengandung nilai-nilai humanis-pluralistik dan toleran. Maka, peran yang sangat strategis dalam hal ini adalah materi pendidikan agama Islam harus mampu merekonstruksi materi-materi yang yang relevan untuk menangkal tuduhan tersebut. Pada titik inilah fokus kajian dalam artikel ini yaitu berusaha menakar kembali materi-materi pendidikan agama Islam yang cenderung bernilai humanis-pluralis dan toleran untuk menangkal tuduhan radikalisme pada agama Islam.</em></p> 2020-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Ulyan Nasri http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/269 Upaya Meningkatkan Keterampilan Membedakan Toilet Pria dan Toilet Wanita Melalui Media Kartu Gambar di SLB Amanah Bunda Sitapung Ampek Angkek 2020-02-24T06:51:53+00:00 Gina Hapsari hapsarigina@gmail.com Kasiyati Kasiyati hapsarigina@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam membedakan toilet laki-laki dan toilet perempuan yang&nbsp; dilakukan melalui media kartu gambar. Penelitian dilaksanakan selama 13 kali. Metode yang digunakan penelitian <em>Single Subject Research (SSR) </em>bentuk A-B-A. Kondisi <em>baseline </em>(A1) dilakukan empat kali. Kondisi <em>intervensi</em> (B) merupakan kondisi setelah diberikan perlakuan dilakukan sebanyak enam kali. Sedangkan kondisi <em>baseline </em>(A2) merupakan pemberhentian perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan. Analisis grafik visual sangat diperlukan salam teknik analisis data. Persentase <em>overlap</em> diperoleh pada kondisi A1-B yaitu 0% sedangkan persentase <em>overlap </em>yang diperoleh pada kondisi A2-B yaitu 50%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dalam meningkatkan keterampilan untuk membedakan toilet laki-laki dan toilet perempuan efektif menggunakan media kartu gambar.</p> <p>This study aims to improve children's skills in distinguishing male toilets and female toilets which are carried out through self-drawing cards. This research was conducted 13 times observation. This research method uses a Single Subject Research (SSR) type of study with A-B-A design. Baseline condition (A1) is the initial capability before it is given as many as four observations. The intervention condition (B) is a condition given after six examinations have been carried out. While the baseline condition (A2) is a dismissal carried out three times. Data analysis techniques using visual graph analysis. The percentage of overlap obtained at condition A1 / B is 0% while the percentage of overlap obtained at condition A2 / B is 50%. Based on the results of this study, the image card media is effective in improving the skills of calculating male and female toilets</p> 2020-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Gina Hapsari, Kasiyati Kasiyati http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/256 The Use Of Video To Improve The Speaking Skill Of The First Semester Students Of Pgmi Program Of Hamzanwadi Islamic Institute (Iaih) NW AT Pancor 2020-02-24T06:51:54+00:00 syamsul rizal syamsul_rizal17@yahoo.co.id Azhari Fathurrohman azharifathurrohman@gmail.com <p>The teaching of English as a Foreign Language (EFL) speaking is necessary for university students to have basic skills of oral communication. Using teaching media in the teaching of EFL speaking might be beneficial to help students improve their speaking skills. As teaching media, video can offer audio and visual model of target language as complete stimuli. The aim of this research was to investigate the use of video as teaching media to improve the speaking skill of the first semester students of PGMI program of IAIH NW at Pancor. Based on the data of preliminary study, it was found that the students encountered many problems in their speaking class such as; the students had low motivation and reticence to speak, poor grammar and vocabulary, and had some errors in pronunciation.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; With regard to the problem, this classroom action research was conducted to solve those problems occurring in the speaking class. This research was a collaborative action research in which a collaborator assisted the researcher to collect the data using speaking scoring rubric, questionnaire and field notes. This research was conducted in two cycles focusing on the improvement of the students’ speaking performance and their positive attitude to the implementation of the use of video as teaching media in the speaking class.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; After the implementation of the use of video as teaching media in the speaking class for two cycles, it revealed that the use of video could improve the students’ speaking performance and give them positive attitude to the implementation activities. The findings showed that the average score of the students’ speaking performance could achieve 85.11 from the determined score 75. In addition, it was also found that 84.13 % of the students had positive attitude to the implementation of the use of video in the speaking class.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The implementation of the use of video as teaching media in speaking class can cover a procedure of three main phases: The first phase is pre-viewing, the second phase is whilst-viewing, and the third phase is post-viewing.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Based on the findings, it is concluded that the use of video as teaching media can be one of the solutions to improve not only the students’ speaking skills but also the their’ positive attitude in the teaching of speaking. Therefore, English teachers are suggested to use the video as teaching media to teach their students in speaking class and it is also possible to teach other language skills or components.</p> <p>&nbsp;</p> 2020-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Syamsul Rizal, Azhari Fathurrohman http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/268 Profil Tunarungu Penyandang Gelar Uni Duta Wisata Kota Padang Panjang Tahun 2018 2020-02-24T06:51:54+00:00 Nurul Nafisah 19nurul@gmail.com Asep Ahmad Sopandi 19nurul@gmail.com <p>Penelitian ini didasarkan pada hasil temuan lapangan berupa hadirnya seorang penyandang tunarungu pada ajang pemilihan uda uni duta wisata kota padang panjang yang dilaksanakan tahun 2018. Ia yang menjadi salah satu duta wisata terpilih dengan gelar penghargaan special achievment. berdasarkan temuan di lapangan, diperoleh fakta bahwasanya subjek merupakan penyandang disabilitas pertama se kota padang panjang, dan bahkan yang pertama se provinsi sumatera barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetaahui seluk beluk perjalanan subjek dalam meraih gelar tersebut pada ajang pemilihan uda uni duta wisata kota padang panjang tahun 2018. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif guna mengungkap secara mendalam profil dari duta wisata penyandang tunarungu . sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui observasi terusterang, observasi tersamar, dan observasi tidak terstruktur, study dokumentasi, dan wawancara dengan rekan-rekan terdekat subjek, rekan-rekan sesama duta wisata, juga pihak dinas terkait. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan profil dari seorang tunarungu yang menyandang gelar sebagai duta wisata yaitu riwayat pendidikan, aspek 3B (<em>brain, beauty, behavior</em>) yang ada dalam diri tunarungu I, tahapan yang ia lalui dan kendala yang ia hadapi selama berkompetisi dalam ajang pemilihan Uda Uni Duta Wisata Kota Padang Panjang Tahun 2018 dan cara tunarungu I mengatasi kendala yang ia temui dalam kompetisi tersebut.</p> 2020-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Nurul Nafisah, Asep Ahmad Sopandi