Author Guidelines

Petunjuk Umum
Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial memuat artikel ilmiah dengan topik-topik yang relevan dengan bidang ilmu Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial berupa hasil penelitian, simulasi maupun pengembangan konsep-konsep fundamental. Artikel yang diusulkan untuk dimuat dalam Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial haruslah tulisan yang belum pernah dipublikasi dalam majalah ilmiah lainnya. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesi, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

 

dengan menggunakan kaidah bahasa tulis yang baik dan benar.
Artikel ditulis dalam bentuk manuskrip dalam MS Word dengan ukuran halaman A4 (210 x 297 mm) dengan margin kiri 25 cm, margin atas 30 cm, margin kanan 20 cm, dan margin bawah 20. Artikel ditulis dalam format single-column dengan layout teks sesederhana mungkin. Dianjurkan untuk hanya menggunakan fasilitas penulisan yang disediakan dalam MS Word (bold, italics, subsripct, superscript, equation, dll) dan tidak menggunakan fasilitas lainnya yang tidak terdapat dalam MS Word (embedded design grafis, embedded symbols, embedded equations, dll). Semua bagian teks dalam manuskrip ditulis dengan menggunakan font Times New Romans 12 pt dan spasi double

 

Petunjuk Khusus
Manuskrip diawali dengan Judul, Nama Penulis, Alamat Penulis, Abstrak dan Kata-kata Kunci diikuti dengan bagian isi yang terdiri atas Pendahuluan, Metoda Penelitian (Pengembangan Model), Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terimakasih, Daftar Notasi (jika ada), Daftar Pustaka dan Lampiran (Gambar dan Tabel). Dalam penulisan manuskrip, gambar dan tabel tidak disajikan bersamaan dengan teks dalam bagian isi, tetapi pada bagian Lampiran yang masing-masing dilengkapi dengan nomer urut dan nama gambar dan tabel. Nomer urut dan nama gambar ditulis pada bagian bawah gambar, sementara nomer tabel dan nama table ditulis pada bagian atas tabel. Mohon dipastikan bahwa kualitas dan ukuran gambar yang disajikan cukup besar untuk menghasilkan kualitas cetak yang baik (satu halaman untuk satu gambar). Mohon gambar tidak diberi bingkai (frame). Hal ini akan memudahkan redaksi dalam melakukan pengeditan dan penyusuan format tulisan kemudian

 

  1. Judul, Nama Penulis, Alamat Penulis, Koresponsendi Penulis (corresponding author)
    Judul artikel ditulis dengan ringkas tetapi informatif. Dianjurkan untuk tidak menggunakan singkatan dan rumus yang tidak dikenal secara luas.
    b. Nama semua penulis ditulis di bawah judul artikel dengan lengkap tetapi tanpa gelar. Pada bagian akhir dari masing-masing nama diberi huruf superskrip untuk mengidentifikasikan alamat penulis. Selain itu, juga perlu diidentifikasikan penulis yang bertanggung-jawab dalam korespondensi.
    c. Alamat penulis ditulis di bawah semua nama penulis diawali dengan huruf superskrip yang sesuai dengan masing-masing nama penulis.
    d. Alamat korespondensi ditulis di bagian foot-note di halaman yang memuat nama penulis yang tersebut. Alamat harus memuat alamat pos yang lengkap dan jelas. Selain itu juga disertai alamat e-mail, telepon dan faksimili.
  2. Abstrak dan Kata-kata Kunci
    Abstrak ditulis secara ringkas; berisi maksud/tujuan, hasil dan kesimpulan yang ingin ditonjolkan. Panjang abstrak sekitar 150-200 kata. Abstrak dianjurkan tidak memuat singkatan atau formula yang tidak dikenal secara luas.
    b. Langsung di bawah teks abstrak, dituliskan 3 (tiga) atau 6 (enam) kata kunci terpilih yang sesuai yang masing-masing dipisahkan dengan tanda koma (,).
    c. Abstrak dan katak-kata kunci ditulis masing-masing dalam 2 (dua) bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  3. Pendahuluan
    Pada bagian pendahuluan disampaikan latar belakang penelitian/tulisan, secara ringkas tinjauan pustaka (literatur) yang menjelaskan state of the art penelitian dan tujuan penelitian/tulisan.
  4. Metoda Penelitian (Pengembangan Model)
    Pada bagian ini disampaikan bahan / materi yang digunakan dalam penelitian. Perlu disampaikan secara cukup detail metoda penelitian yang digunakan untuk menjamin bahwa hasil yang diperoleh dapat diulang atau direproduksi (reproduceable). Bila manuskrip yang disampaikan merupakan suatu pengembangan model, maka perlu disampaikan deskripsi model yang diajukan dan bagaimana model tersebut dievaluasi / digunakan
  5. Hasil dan Pembahasan
    Pada bagian ini disampaikan hasil penelitian (pengembangan model) yang diperoleh secara sistematis dan konstruktif dilengkapi dengan pembahasan yang komprehensif yang mendukung tujuan penelitian dan memperkuat kesimpulan. Meskipun ada hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel atau gambar, tetapi tabel atau gambar yang dimaksud tidak disisipkan di antara teks tetapi dilampirkan pada bagian lampiran. Dalam teks cukup disebutkan nomer dan/atau nama tabel atau gambar yang dibahas.
  6. Kesimpulan
    Pada bagian ini disampaikan secara ringkas kesimpulan utama dari hasil yang diperoleh
  7. Daftar Notasi
    Daftar Notasi ditulis berdasarkan urutan huruf abjad. Notasi huruf latin (greek) ditulis dengan urutan sebelum notasi huruf abjad
  8. Penulisan referensi
    Referensi dalam teks dan footnote
    Sumber pustaka suatu kutipan atau cuplikan dalam teks ditulis dalam bagian teks dengan aturan sebagai berikut:
    • Penulis tunggal: nama akhir penulis/nama keluarga (tanpa inisial, kecuali bila ada kerancuan) dan tahun publikasi;
    • Dua penulis: kedua nama akhir penulis dan tahun publikasi;
    • Tiga penulis atau lebih: nama akhir penulis pertama diikuti dengan dkk. dan tahun publikasi.
    Sumber pustaka dapat ditulis langsung dalam teks atau dalam suatu tanda kurung ( ). Bila terdapat beberapa sumber pustaka maka urutan penulisan adalah berdasarkan abjad dan kemudian berdasarkan tahun publikasi.
    Contoh: ”.... seperti diungkap dalam penelitian terdahulu (Allan, 1996a, 1996b, 1999; Allan and Jones, 1995). Kramer dkk. (2000) baru-baru ini menyatakan bahwa ......”
  9. Referensi dalam Daftar Pustaka
    Daftar pustaka disusun dalam urutan abjad nama akhir penulis dan waktu (jika diperlukan). Jika ada beberapa pustaka dari penulis yang sama untuk tahun yang berbeda maka perlu diberikan indeks huruf “a”, “b”, “c”, dst setelah tahun publikasi.
    Contoh:
    • Pustaka yang berupa majalah/jurnal ilmiah/prosiding:
    Capek, P., Hejtmanek, V., Solcova, O., Klusacek, K. and Schneider, P., 1997. Gas transport in porous media under dynamic conditions, Catalysis Today 38, 31-38.
  • Pustaka yang berupa buku:
    Strunk Jr., W., White, E.B., 1979. The Elements of Style, third ed. Macmillan, New York.
    • Pustaka yang merupakan bagian dari suatu buku dengan editor:
    Mettam, G.R., Adams, L.B., 1999. How to prepare an electronic version of your article, in: Jones, B.S., Smith , R.Z. (Eds.), Introduction to the Electronic Age. E-Publishing Inc., New York, pp. 281-304

Penulisan rujukan dalam artikel menggunakan model footnote dengan memperhatikan secara seksama referensi yang dirujuk, seperti buku, buku terjemahan, buku bunga rampai, artikel dalam bunga rampai, buku berjilid/bervolume, artikel dalam jurnal, artikel dalam ensiklopedia, artikel dalam website (internet), artikel dalam media massa (majalah atau surat kabar), skripsi, tesis, disertasi, maupun kitab suci

Pemuatan Artikel dalam Ta’dib: Jurnal Pendidian islam dan isu-isu sosial
Manuskrip, dalam format MS Word, yang telah ditulis sesuai ketentuan di atas dikirimkan ke e-mail jurnaltadib46@gmail.com atau login ke website jurnal. Selain itu, mohon juga dilampirkan Data Pribadi Korespondensi Penulis (Corresponding Author) yang meliputi nama penulis (lengkap dengan gelar akademik), instansi tempat bekerja, alamat korespondensi, alamat e-mail, telepon, dan faksimili.
Manuskrip yang telah diterima redaksi Jurnal akan melalui suatu proses review oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari. Dengan mempertimbangkan hasil review, redaksi berhak sepenuhnya untuk menerima atau menolak suatu manuskrip untuk dipublikasikan

Penulisan Artikel dalam Jurnal ini menggunakan pedoman transliterasi Arab-Indonesia yaitu;

Konsonan

No

Huruf Arab

Huruf Latin

Huruf Arab

Huruf Latin

1

ا

 

ط

T

2

ب

B

ظ

Z

3

ت

T

ع

٬

4

ث

Ts

غ

Gh

5

ج

J

ف

F

6

ح

H

ق

Q

7

خ

Kh

ك

K

8

د

D

ل

L

9

ذ

Dz

م

M

10

ر

R

ن

N

11

ز

Z

و

W

12

س

S

ه

H

13

ش

Sy

ء

٬

14

ص

S

ي

Y

15

ض

D

 

 

Vokal

Vokal Tunggal (Monoftong)

        َ              = a

       ِ               = I

       ُ               = u

Vokal Rangkap (Diftong)

ي       َ            = ai

و       َ            = au

Vokal Panjang (Mad)

ا     َ     = a

ي    ِ     = i

و    ۥ     = u

Kata Sandang

Kata sandang, yang dalam sistem aksara Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu لا dialihaksarakan menjadi huruf /I/, baik diikuti huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyyah. Contoh: al-rijal bukan rijal, al-diwan bukan ad-diwan.        

Ta’Marbutah

Berkaitan dengan alih aksara ini, jika huruf ta’ marbutah terdapat pada kata yang berdiri sendiri, maka huruf tersebut dialihaksarakan menjadi huruf /h/. Hal yang sama juga berlaku jika ta marbutah tersebut diikuti oleh kata sifat (na’t). Namun, jika ta marbutah tersebut diikuti kata benda (ism), maka huruf tersebut dialihaksarakan menjadi huruf /t/.